Advertisements
Informasi Keamanan Hasil Analisis Laporan Efek Samping Obat (ESO) dari WHO untuk Ruxolitinib, Desloratadine/Loratadine, Ciprofloxacin-Enalapril dan Rosuvastatin-Ticagrelor

www.farmasi.asia – Sehubungan dengan adanya informasi keamanan obat terbaru yang diperoleh dari WHO UMC-Signal, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menyampaikan informasi untuk tenaga kesehatan profesional sebagai upaya meningkatkan kehati-hatian dalam penggunaan obat di bawah ini untuk pasien.

Informasi keamanan ini merupakan hasil analisis laporan Efek Samping Obat (ESO) dari WHO Global Database, yakni:

  1. Ruxolitinib dan risiko neuropati perifer
  2. Desloratadine/Loratadine dan risiko peningkatan berat badan pada anak
  3. Interaksi Ciprofloxacin dan Enalapril mengakibatkan peningkatan risiko gangguan ginjal akut
  4. Interaksi Rosuvastatin dan Ticagrelor mengakibatkan risiko Rhabdomyolysis

Informasi di atas agar dapat menjadi perhatian profesional kesehatan khususnya Dokter dan Apoteker.

Terlampir surat resmi dari BPOM untuk disebarluaskan kepada anggota IDI dan IAI.

Surat Informasi Keamanan 19 Oktober 2017
Klik di sini untuk memperbesar gambar.
Penguatan Signal Interaksi Obat Ciprofloxacin dan Enalapril
Klik di sini untuk memperbesar gambar.
Penguatan Signal Interaksi Obat Ciprofloxacin dan Enalapril Lanjutan
Klik di sini untuk memperbesar gambar.
Advertisements
Laporan WHO Mengkonfirmasikan Jika Dunia Kehabisan Opsi Antibiotik

Farmasi.Asia – Dalam sebuah laporan “Antibacterial agents in clinical development – an analysis of the antibacterial clinical development pipeline, including tuberculosis“, yang diluncurkan 20 September 2017 lalu oleh World Health Organisation (WHO, Organisasi Kesehatan Dunia) menunjukkan kurangnya antibiotik baru yang sedang dikembangkan untuk memerangi ancaman resistensi antimikroba yang semakin meningkat.

Sebagian besar obat yang ada saat ini dan sering digunakan adalah hasil dari modifikasi golongan antibiotik yang ada dan hanya solusi jangka pendek. Dalam laporan juga dikatakan sangat sedikit opsi atau pilihan pengobatan yang potensial untuk memerangi infeksi akibat resistensi antibiotik. Inilah yang kemudian diidentifikasi oleh WHO sebagai ancaman terbesar bagi kesehatan, termasuk resistensi TB (Tuberculosis) yang menjadi penyebab kematian sekitar 250.000 orang setiap tahunnya.

“Resistensi antimikroba adalah keadaan darurat kesehatan global yang secara serius akan membahayakan kemajuan pengobatan modern. Ada kebutuhan mendesak untuk lebih banyak investasi dalam penelitian dan pengembangan untuk infeksi resisten antibiotik termasuk TB, jika tidak, kita akan dipaksa kembali ke waktu ketika orang-orang takut akan infeksi umum dan mempertaruhkan nyawa mereka dari operasi kecil.” kata Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO.

Selain TB yang resisten terhadap berbagai jenis obat, WHO telah mengidentifikasi 12 kelas patogen prioritas – beberapa di antaranya menyebabkan infeksi umum seperti pneumonia atau infeksi saluran kemih – yang semakin resisten terhadap antibiotik yang ada dan sangat membutuhkan perawatan baru.

Laporan ini mengidentifikasi 51 antibiotik dan biologis baru dalam pengembangan klinis untuk mengobati patogen resisten antibiotik yang disarankan, serta tuberkulosis dan infeksi diare Clostridium yang kadang-kadang mematikan.

Di antara semua obat yang menjadi kandidat antibiotik baru, bagaimanapun, hanya 8 yang digolongkan oleh WHO sebagai perawatan inovatif yang akan memberi nilai tambah pada gudang pengobatan antibiotik saat ini.

Sedikitnya pilihan pengobatan untuk TB M. tuberculosis dan patogen gram negatif, termasuk Acinetobacter dan Enterobacteriaceae (seperti Klebsiella dan E.coli) yang dapat menyebabkan infeksi parah dan sering mematikan yang menimbulkan infeksi tertentu menjadi ancaman di rumah sakit atau sarana kesehatan lain. Sangat sedikitnya antibiotik oral dalam langkah pengobatan yang efektif juga turut memperparah keadaan akibat resistensi antibiotik ini.

“Perusahaan farmasi dan peneliti harus segera fokus pada antibiotik baru terhadap beberapa jenis infeksi serius yang dapat membunuh pasien dalam hitungan hari karena kita tidak memiliki garis pertahanan,” kata Dr Suzanne Hill, Direktur Departemen Obat-obatan Esensial WHO.

Untuk mengatasi ancaman ini, WHO dan DNDi (Drugs for Neglected Diseases Initiative) membentuk Kemitraan Riset dan Pengembangan Antibiotik Global (dikenal sebagai GARDP). Pada tanggal 4 September 2017, Jerman, Luksemburg, Belanda, Afrika Selatan, Swiss dan Inggris Raya dan Irlandia Utara dan Wellcome Trust menjanjikan lebih dari 56 juta Euro untuk proyek ini.

“Penelitian untuk tuberkulosis sangat kekurangan dana, dengan hanya dua antibiotik baru untuk pengobatan TB yang resistan terhadap obat yang telah sampai di pasaran selama lebih dari 70 tahun. Jika kita ingin mengakhiri tuberkulosis, lebih dari US $ 800 juta per tahun sangat dibutuhkan untuk mendanai penelitian obat antituberkulosis baru” kata Dr Mario Raviglione, Direktur Program Tuberkulosis Global WHO.

Pengobatan terkini saja, bagaimanapun, tidak akan cukup untuk melawan ancaman resistensi antimikroba. WHO bekerja sama dengan negara dan mitra untuk memperbaiki pencegahan dan pengendalian infeksi dan untuk mendorong penggunaan antibiotik yang ada dengan tepat. WHO juga mengembangkan panduan untuk penggunaan antibiotik yang bertanggung jawab di sektor manusia, hewan dan pertanian.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa mendownload laporan berikut:

Bagaimanapun, sudah menjadi salah satu tugas kita yang seorang Farmasis untuk turut serta berkontribusi agar obat-obatan jenis antibiotik ini digunakan dengan semestinya dan diberikan edukasi secara berkesinambungan terhadap masyarakat.

Bahaya Membeli Obat Jika Tanpa Disertai Penjelasan oleh Apoteker

Farmasi.Asia – Apoteker mempunyai peranan yang sangat penting di pelayanan farmasi seperti apotek. Tidak melulu harus selalu meracik atau mengerjakan resep obat, apoteker juga memiliki tugas dalam pemantauan dan pencegahan beredarnya obat palsu hingga transaksi obat tanpa melalui resep dokter (terutama golongan obat keras, prekursor, psikotropika dan narkotika).

Seperti dikutip dari situs Viva.co.id, Ketua Pengurus Pusat IAI (Ikatan Apoteker Indonesia) bapak Drs. Nurul Falah Eddy Pariang, Apt., rasio perbandingan jumlah apoteker untuk kebutuhan rumah sakit berkisar antara 8-18 (tergantung tipe rumah sakit). Indonesia saat ini tercatat memiliki apoteker dengan jumlah mendekati 70.000 orang yang sudah teregistrasi. Jumlah ini diperkirakan cukup untuk mengisi kebutuhan akan tenaga apoteker di seluruh Indonesia.

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan (PERMENKES) Tahun 2016, pada dasarnya segala bentuk layanan kefarmasian bisa dilakukan JIKA apoteker yang bertanggung jawab ada di tempat.

“Kalau apotekernya tidak ada, berarti tempat tersebut tidak bisa melakukan penjualan/transaksi obat atau tutup,” Kata bapak Nurul Falah kepada VIVA.co.id.

Bapak Nurul Falah juga menekankan, KEMENKES (Kementerian Kesehatan) mengkehendaki diberlakukannya law enforcement untuk apoteker yang terbukti melanggar aturan atau kedisiplinan. Atau, jika ternyata ada kasus yang fatal, bukan tidak mungkin Surat Tanda Registrasi Apoteker (STRA) yang bersangkutan akan dicabut.

Sehingga, teruntuk pasien atau keluarga pasien yang mau membeli obat di tempat-tempat layanan kefarmasian seperti apotek, sebisa mungkin melakukan cek terlebih dahulu; “apakah apoteker-nya ada/standby?“. Seperti yang tercantum dalam PERMENKES Nomor 9 Tahun 2017, apoteker harus memasang papan nama di mana ia berpraktek. Dan ketika bertugas, Apoteker memakai jas berwarna putih gading atau putih kekuningan dengan tulisan “Apoteker” pada dadanya.

“Tanyakan, apakah ada apotekernya, jika tidak ada, sebaiknya pindah ke apotek lain yang apotekernya ada. Kalau terdapat pelanggaran, apoteker juga bisa dilaporkan ke Pengurus Cabang IAI di mana pelanggaran itu terjadi.”, kata Bapak Nurul Falah.

Selain itu, pendistribusian atau jual-beli obat keras secara bebas di apotek-apotek nakal juga merupakan tanggungjawab dari seorang apoteker. Meskipun, pada umumnya apotek tempat apoteker bekerja adalah milik orang lain (bos/investor), akan tetapi SIA (Surat Izin Apotek) yang diterbitkan menggunakan nama sang apoteker.

Jadi, sudah menjadi kewajiban bahwa seorang apoteker seharusnya bisa mencegah terjadinya transaksi jual-beli obat dengan bebas. Karena, obat adalah “barang” khusus dalam dunia kesehatan, bukan komoditi yang bisa diperjual-belikan secara umum tanpa pengawasan apoteker.

Berbagai Macam Contoh dan Jenis Bakteri Penyebab Penyakit

Tanpa disadari, kita hidup tidak terlepas dari yang namanya bersinggungan dengan mahluk mikro organisme bernama bakteri. Karena sifatnya yang tidak bisa dilihat oleh mata kita langsung, sehingga kita tidak bisa menghindar dari bakteri-bakteri ini. Mikro organisme ada di mana sana, bahkan di dalam mulut kita sendiri. Beberapa, pada kadar tertentu tidaklah berbahaya. Akan tetapi, jenis lain bahkan bisa mengancam keselamatan jiwa kita. Berikut ini berbagai macam contoh dan jenis bakteri penyebab penyakit, yakni:

  1. Pseudomonas pyocyaneus (Pseudomonas aeruginosa)
    Bakteri ini yang bertanggung jawab atas penyakit seperti infeksi jaringan paru, traktus urinarius, dan infeksi kornea. Umumnya, infeksi ini menyerang para penderita penyakit diabetes melitus (DM) atau para pecandu narkotika dan obat-obatan terlarang. Penularan pada pasien rawat inap di rumah sakit bisa dicegah dengan bekerja bersih serta steril. Daya tahan tubuh juga turut memiliki peranan penting.
  2. Vibrio cholerae dan Vibrio El Tor
    Penyakit dengan nama cholera asiatica adalah perbuatan dari bakteri Vibrio cholerae ini. Gejala yang ditimbulkan mulai dari pusing, muntah-muntah, kejang perut hingga diare. Parahnya, jika tidak sigap, bisa menyebabkan kematian. Bakteri ini bisa berpindah/menular melalui minuman atau makanan yang tercemar bakteri Vibrio cholerae. Langkah pertama penanganan atas penyakit ini adalah dengan menganti elektrolit serta cairan tubuh yang berkurang drastis. Bakteri ini dapat dicegah dengan selalu memperhatikan kebersihan saat pengolahan makanan dan/atau minuman. Juga perlu diperhatikan kebersihan tempat pengolahan makan-minumnya.
  3. Treponema sodoku (Spirillium minus)
    Pernah mendengar penyakit demam akibat gigitan tikus? Yup, rat-bite-fever ini disebabkan oleh bakteri jenis ini. Tubuh tiba-tiba menjadi demam, otot-otot akan terasa nyeri dan sakit, kulit akan mulai memerah akibat ruam, dan pusing. Cegah dengan selalu memperhatikan kebersihan di rumah agar tidak ada tikus yang bersarang.
  4. E coli (Escherichia coli)
    Bakteri jenis ini yang paling banyak mendominasi penyebab penyakit. Mulai dari tipus, kolera,diare, hingga disentri. Bibit dari penyakit bersumber dari feses penderita penyakit itu. Indikator paling sederhana yang bisa dilihat jika air di rumah kita tidak sehat adalah dengan adanya kandungan bakteri E coli di sana.

Selain contoh di atas, berikut beberapa contoh lain yang tersaji dalam gambar tabel berikut:

Penyakit yang Disebabkan oleh Bakteri

Selalu menjaga kebersihan, membiasakan diri untuk mencuci tangan sebelum makan dan menjaga kekebalan tubuh serta menerapkan pola hidup sehat merupakan salah satu cara meminimalisir tubuh kita terserang penyakit akibat bakteri.

Nutrisi Tepat untuk Hidup yang Sehat

www.Farmasi.asia – Nutrisi yang tepat merupakan awal dari pola hidup yang sehat. Jika dilihat sepertinya memang berat. Pelan-pelan saja, seperti kata pepatah “1000 langkah juga mulai dari 1 langkah”. Cara untuk hidup sehat dengan mengkonsumi nutrisi yang baik di samping pengaturan pola makan dengan olahraga yang rutin merupakan salah dua kunci hidup sehat. Selebihnya adalah pengaturan beban pikiran (stress). Kapan sebaiknya pola hidup sehat kita lakukan? Secepatnya. Sedini mungkin. Dalam prakteknya, kesemuanya harus dilakukan secara bersama-sama. Tidak bisa hanya dengan mengatur pola makan dan nutrisi saja. Olahraga juga harus dilakukan. Olahraga di sini tidak melulu untuk perbaikan penampilan, tetapi lebih kepada tujuan untuk menyehatkan badan Anda.

Makanan dengan nutrisi yang tepat merupakan salah satu langkah preventif dan mengurangi resiko atau memperparah penyakit dengan level kronis. Makanan dengan nutrisi yang tepat juga bisa sebagai counter untuk masalah obesitas (kegemukan).

Prinsip dasar makanan sehat

  1. Cukup. Cukup dalam artian kebutuhan tubuh akan energi dan nutrisi baik karbohidrat hingga serat terpenuhi dan tidak berlebihan.
  2. Seimbang. Seperti pada menu daging yang memiliki kandungan zat besi tinggi akan tetapi kandungan kalsiumnya sedikit bisa diimbangi dengan meminum susu yang kaya akan kalsium.
  3. Kontrol Kalori. Kalori bisa kita kontrol dengan memakan makanan secukupnya. Makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang.

Tips Pola Hidup Sehat

Sepintas memang terlihat “ribet”, namun ada trik sederhana untuk menyiasati tiga prinsip tersebut, yakni:

  1. Pilihlah makanan dengan kalori rendah namun dengan bergizi tinggi.
    Misalnya: pada kebutuhan kalsium 300 mg bisa diperoleh dari 1 gelas susu rendah lemak atau dengan keju. Mana yang dipilih? Pilihlah susu karena keju memiliki kalori 2 kali susu.
  2. Kurangi porsi makanan yang bergizi rendah.
    Misalnya: ketika ingin kue cake atau es krim, boleh-boleh saja, namun dengan porsi yang sedikit. Mengapa? Makanan di atas mengandung kalori yang tinggi dengan zat gizi yang tidak sebanding dengan jumlah kalorinya. Terlebih jika makanan tersebut merukan makanan kesukaan Anda, jangan sekali-sekali mengentikan secara tiba-tiba (tidak memakan sama sekali) karena akan berdampak Anda akan memakan dengan banyak begitu bersentuhan kembali. Untuk itu, makannya saja yang dikurangi sedikit demi sedikit.
  3. Variasikan serta kombinasikan daftar menu makan untuk mencegah kejenuhan Anda

Nah, tiga cara di atas bisa membantu Anda untuk memenuhi prinsip dasar makanan yang sehat. Nutrisi akan terpenuhi, akan tetapi kalori tetap berada di batasannya.

Cek Keadaan Jantung

Penyakit yang banyak ditakuti semua orang adalah sakit jantung. Penyakit yang satu ini memang merupakan penyakit yang bisa menyerang siapa saja dan tidak memandang umur saat ini, buktinya sekarang banyak pemberitaan di media bahwa ada orang yang belum tua meninggal akibat serangan jantung. Jadi memang penyakit jantung ini bukan hanya untuk para orang tua yang sudah keran keronta sebagaimana kepercayaan orang dulu. Untuk itu, penting kiranya bila kita selalu menjaga kesehatan jantung kita.

Kenali Penyebab dan Gejala Penyakit Jantung Lebih Dini

Untuk memastikan bagaimana keadaan jantung kita ada baiknya lihat beberapa hal yang berkaitan dengan organ jantung dalam tubuh seorang manusia.

  1. Apakah Jantung kita bekerja sesuai dengan keadaannya. jantung lebih efektif dan efisien. Para dokter memiliki data teknis yang bisa dikatakan sebagai standar suatu jantung sehat pada keadaan normal atau tidak. Oleh karena itu, ada baiknya cek keadaan jantung anda, kita atau siapa saja agar bisa memastikan sejak dini keadaan dari jantung kita.
  2. Jantung dikatakan sehat bila secara fisik mereka normal baik dalam ukuran tekanan darah atau lemah atau tidaknya tubuh saat ketika tidak beraktifitas.
  3. Keadaan Jantung akan membaik bila seseorang selalu rutin berlah raga. Dengan adanya aktifitas oleh raga yang rutin, dalam bentuk apapun bisa menekan ketidaksehatan jantung, bila olah raganya bagus dan riutin memungkinkan orang itu akan menekan terserangnya penyait jantung.
  4. Jantung seseorang yang selalu menjaga asupan makanan yang dikonsumsi setiap hari akan memiliki keadaan yang bagus.
  5. Seseorang yang terserang penyait jantung harus dengan hati hati dalam menjaga makanan, karena bisa membuat lebih parah dan bahkan bisa mendekati pada lemahnya fungsi semua organ tubuh. Selalulah rutin untuk cek up ke dokter spesialis jantung.
  6. Berhentilah menghisap asap rokok agar kinerja jantung lebih baik lagi (bagi perokok).

Berbagai hal yang berkaitan dengan jantung di atas ini mengindikasikan bahwa semua hal yang bisa membuat jantung kita sehat atau tidaknya tergantung dari pola hidup kita sendiri. Bagimanapun juga bisa sehatnya kita dan terserangnya kita oleh penyakit datangnya dari kita sendiri, termasuk terjangkit sakit jantung.

Bagaimana Cara Menghilangkan Lemak di Perut?

Lemak yang tertimbun pada bagian tubuh seperti perut memang kadangkala membuat penampilan menjadi buruk. Selain menjadikan tubuh tidak proposional, timbunan lemak tersebut jika dibiarkan akan mengakibatkan berbagai masalah pada kesehatan. Lalu bagaimana cara menghilangkan lemak di perut? Berikut ulasannya buat anda

  1. Lebih aktif dalam olah raga.
    Tips Cara Menghilangkan Membakar Lemak Mengecilkan Perut Buncit
    Olah raga memang merupakan suatu aktifitas dengan sejuta manfaat. Selain membuat badan menjadi lebih bugar, olah raga juga dapat menurunkan berat badan. Olah raga yang efektif untuk membakar lemak di perut antara lain jogging, sit up, senam, bersepeda dll. Agar timbunan lemak diperut berkurang, lakukan aktifitas ini secara teratur 3 hingga 4 kali dalam seminggu.
  1. Melakukan diet sehat.
    Untuk menghilangkan lemak di perut, anda juga harus melakukan diet. Meskipun menjalani serangkaian diet, anda tetap dianjurkan untuk menjaga pola makan yang seimbang. Anda tetap harus makan sesuai anjuran dokter yaitu 3 kali sehari namun dengan porsi yang tidak berlebih serta mengindari makanan yang mengandung lemak dan karbohidrat tinggi.
  1. Memperbanyak mengkonsumsi protein.
    Makanan yang mengandung protein juga diperlukan dalam menekan timbunan lemak pada bagian tubuh. Protein merupakan suatu zat yang dibutuhkan untuk pembentukan otot sehingga jika otot terbentuk sempurna otomatis menekan timbunan lemak pada tubuh. Sebagai alternatif pangan, anda bisa mendapatkan asupan protein yang seimbang dari L-Men.
  1. Konsumsi air putih lebih banyak.
    Konsumsilah air putih sesuai anjuran dokter yaitu minimal 8 gelas per hari. Dengan semakin rajinnya anda mengkonsumsi air putih, hal ini membuat badan lebih segar dan membuat sistem metabolisme pada tubuh akan semakin meningkat. Peningkatan sistem metabolisme tubuh tersebut otomatis akan mengurangi timbunan lemak yang dikeluarkan melalui urine dan keringat.
  1. Konsumsi teh penurun berat badan.
    Sekarang ini sudah banyak beredar teh penurun berat badan salah satunya adalah teh hijau. Teh jenis ini memang sudah di uji dan telah terbukti sangat efektif dalam menurunkan berat badan. Selain mengandung antioksidan yang cukup tinggi, teh hijau juga mengandung katekin. Katekin merupakan suatu zat yang dapat membantu dalam proses metabolisme.
Penyebab Sakit Jantung

Penyakit jantung adalah penyakit yang sangat menakutkan sebab banyak sekali orang yang mempunyai Penyakit ini meninggal dunia. Oleh sebab itu kita harus berhati-hati terhadap Penyakit ini karena akan menyebabkan meninggal dunia. Oleh sebab itu kita harus berhati-hati dan harus bisa menjaga kesehatan kita. Hidup yang sehat adalah idaman semua orang dengan badan yang sehat atau tubuh yang sehat kita dapat beraktivitas normal seperti biasanya tetapi pikiran juga harus sehat karena Percuma kalau badan sehat tetapi pikiran tidak sehat tetap saja kita atau aktivitas sehari-hari kita akan terganggu. Oleh sebab itu dari mulai sekarang kita harus bisa menjaga kesehatan kita meskipun semua orang akan meninggal tetapi kita harus berusaha untuk menjaga kesehatan tubuh kita agar tetap sehat dan bisa beraktifitas yang bermanfaat untuk kehidupan kita dan untuk orang lain.

Kenali Penyebab dan Gejala Penyakit Jantung Lebih Dini

Ada berapa penyebab terjadinya orang mengalami Penyakit yang berhubungan dengan jantung. Yang pertama adalah faktor usia dan jenis kelamin. Usia juga sangat menentukan terhadap penyakit ini. Biasanya seorang wanita di bawah usia 50 tahun memiliki resiko lebih rendah ketimbang pria atau laki-laki. Kemudian yang kedua adalah faktor keturunan dari keluarga biasanya jika keluarga kita ada yang mempunyai penyakit jantung maka Biasanya kita sebagai keturunannya akan terserang penyakit ini. Kemudian faktor yang ketiga yaitu yang sangat berbahaya adalah perokok aktif atau Perokok pasif. Perokok aktif yaitu merokok dengan secara berlebihan terus-menerus tanpa memperhatikan hal-hal yang lainnya akan menyebabkan terserang sakit jantung.

Kemudian Perokok pasif juga jika kita dekat dengan orang yang sedang merokok maka asapnya akan terisap oleh kita dan masuk ke dalam tubuh kita dan akan menyebabkan kita terserang sakit jantung kemudian faktor yang keempat yaitu dari penyakit diabetes kalau kita mempunyai penyakit diabetes maka akan mengalami sakit jantung karena komplikasi kemudian yang kelima yaitu faktor tekanan darah tinggi jika kita mempunyai darah yang sangat tinggi sangat beresiko sebab akan menjalar atau menjadi sakit jantung faktor yang 6 itu faktor kegemukan jika badan kita terlalu gemuk ini sangat rentan sekali terhadap sakit jantung yang ke-7 itu faktor kurangnya olahraga olahraga yang baik akan membuat badan kita menjadi sehat. Jika kita tidak berolahraga atau olahraganya kurang ini akan membuat tubuh kita menjadi sakit bahkan bisa menyerang menjadi sakit jantung. Kedelapan kita tidak boleh stress atau emosi yang berlebihan sebab nanti ketika kita stress atau emosi yang berlebihan darah kita akan naik jika darah akan naik kemungkinan besar kita akan terserang sakit jantung. Mungkin itu adalah beberapa contoh faktor yang menyebabkan penyakit jantung.

Waspadai Ciri-Ciri Penderita Diabetes Pada Wanita Dan Pria

Penyakit diabetes atau penyakit kencing manis merupakan penyakit yang sangat berbahaya karena dapat menyebabkan penderitanya mengalami penyakit stroke, bahkan beresiko terhadap nyawa penderitanya. Gejala diabetes pada wanita sebenarnya sama halnya seperti gejala penyakit diabetes yang dialami oleh pria yang dapat muncul kapan saja, sehingga membuat penderita penyakit diabetes merasa tidak nyaman dengan rasa sakit yang di timbulkan.

Banyak informasi yang memberitahukan bahwa apabila penderita diabetes mengalami luka, maka luka tersebut akan sulit kering atau disembuhkan atau bahkan penderita diabetes yang memiliki luka tersebut harus diamputasi. Karena luka tersebut menjadi busuk sehingga mengharuskan untuk diamputasi agar tidak menyebar ke bagian tubuh yang lainnya. Masih banyak orang yang belum mengetahui cara menyembuhkan penyakit diabetes. Padahal saat ini banyak sekali berbagai macam cara baik tradisional maupun modern yang ditawarkan untuk mengatasi penyakit diabetes.

Penyakit diabetes atau penyakit kencing manus tidak mengenal usia karena dari yang muda hingga yang tua dapat mengalami penyakit diabetes tersebut. Apabila banyak orang yang berpendapat bahwa penyakit diabetes hanya dialami oleh orang – orang yang lanjut usia, maka pendapat tersebut tidak dibenarkan. Karena banyak orang yang masih berusia muda mengalami beberapa gejala diabetes. Saat ini banyak masyarakat yang sering mengeluh tentang penyakit diabetes. Karena penyakit diabetes ini memang cukup membuat penderitanya menjadi tersiksa.

Waspada Gejala Diabetes

Jumlah dari penderita diabetes selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Gejala diabetes pada wanita dan pria dapat dialami secara terus – menerus dan dapat menyiksa penderitanya. Maka dari itu seseorang yang menderita penyakit diabetes atau penyakit kencing manis harus mendapat pengobatan yang tepat dan cepat untuk mengatasinya. Beberapa ciri-ciri penderita diabetes yang akan di alami baik oleh wanita dan pria diantaranya seperti:

  • Sering mengalami kesemutan
  • Sering merasa lelah
  • Mudah emosi
  • Sering merasa haus
  • Sering merasa lapar
  • Pandangan atau penglihatan menjadi kabur
  • Sering buang air kecil
  • Berat badan menurun
Ini Penjelasan BPOM RI terkait KTD Obat Bupivacaine Injeksi Spinal

Farmasi.Asia – Dalam berita terdahulu tentang Kejadian Tidak Diinginkan KTD pada penggunaan Injeksi Bupivacaine Spinal di RS Mitra Husada Pringsewu Lampung, BPOM RI sudah menginvestigasi perihal KTD tersebut, yang hasilnya:

  1. Pada tanggal 6 April 2016, Tim BBPOM di Lampung bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) cabang Kabupaten Pringsewu, melakukan audit investigasi awal dan pengambilan 6 (enam) item sampel dari RSMH, sarana distribusi PT Anugrah Argon Medica (AAM), PT Dos Ni Roha (Bupivacaine Spinal Injeksi produk PT Bernofarm, PT Dexa Medica dan PT Pratapa Nirmala) untuk dilakukan pengujian terhadap parameter identifikasi, kadar dan pH. Hasil pengujian tanggal 8 April 2016 menunjukkan keenam sampel tersebut memenuhi syarat (Lampiran I).

    Lampiran I Hasil Uji Bupivacaine BPOM
    Lampiran I Hasil Uji Bupivacaine BPOM RI | Klik Gambar untuk Melihat Lebih Jelas
  2. Selain itu dilakukan pengujian terhadap sampel pertinggal untuk batch nomor PIL20144 dari industri farmasi (PT Bernofarm) oleh Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPOMN). Hasil pengujian pada tanggal 12 April 2016 terhadap identifikasi, kadar dan pH menunjukkan sampel tersebut memenuhi syarat (Lampiran II).

    Lampiran II Hasil Uji Bupivacaine BPOM RI
    Lampiran II Hasil Uji Bupivacaine BPOM RI | Klik Gambar untuk Melihat Lebih Jelas
  3. Pada tanggal 7-8 April 2016, Badan POM bersama dengan BBPOM di Surabaya melakukan audit investigasi ke sarana produksi PT Bernofarm di Surabaya dengan hasil audit sebagai berikut:
    – Ruang lingkup inspeksi meliputi sistem mutu, fasilitas pembuatan, kualitas bahan baku, proses produksi, peralatan, dokumentasi, dan pengujian serta pelulusan produk jadi.
    – Secara umum pemenuhan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) memadai dan tidak ditemukan temuan kritikal yang mengarah kepada kemungkinan terjadinya KTD akibat penggunaan produk Bupivacaine Spinal Injeksi.
    – Pengujian terhadap sampel pertinggal untuk batch nomor PIL20144 dengan parameter identifikasi dan kadar yang dilakukan oleh industri farmasi dan dilaporkan tanggal 8 April 2016 hasilnya memenuhi syarat.
  4. Hasil uji Bupivacaine Spinal Injeksi produksi PT Bernofarm batch nomor PIL20144 untuk parameter identifikasi, kadar, dan pH yang dilakukan oleh BBPOM di Surabaya, BBPOM di Bandung, BBPOM di Lampung, BBPOM di Padang dan BPOM di Serang menunjukkan hasil memenuhi syarat.
  5. Inspektur Badan POM terlibat aktif dalam Tim Penanganan Kasus Terhadap KTD yang dibentuk oleh Menteri Kesehatan untuk melakukan audit investigasi bersama ke RSMH Pringsewu Lampung. Badan POM ikut bergabung dengan Tim Komisi IX untuk melakukan pendalaman KTD di RSMH Pringsewu Lampung.
  6. Untuk mengawal produk Bupivacaine Spinal Injeksi dari seluruh produsen, Badan POM menginstruksikan kepada BBPOM/BPOM di seluruh Indonesia melakukan sampling di sarana distribusi dan pelayanan kesehatan terhadap Bupivacaine Spinal Injeksi dari 9 (sembilan) produsen.
  7. Untuk menjamin produksi Bupivacaine Spinal Injeksi dilakukan dengan CPOB, maka Badan POM melakukan audit komprehensif terhadap industri farmasi yang merupakan produsen Bupivacaine Spinal Injeksi.
  8. Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center HALO BPOM di nomor telepon 1-500-533, SMS 0-8121-9999-533, email halobpom@pom.go.id, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia

Sumber:http://www.pom.go.id/new/index.php/view/pers/302/Penjelasan-Badan-POM-Terkait-Kejadian-Tidak-Diinginkan–Akibat-Penggunaan-Obat-Bupivacaine-Spinal-Injeksi.html

Sebelumnya, melalui Fans Page resmi Farmasi.Asia di Facebook, kami juga mengabarkan kepada rekan sejawat agar berhati-hati dalam penggunaan Bupivacaine ini mengingat juga ada kejadian di Bali yang pasien mengalami kejang-kejang setelah diberi obat anastesi tersebut.

Sekali lagi,tetap berhati-hati dan waspada. Konsultasikan dengan DINKES dan/atau BPOM setempat jika ada kejanggalan atau keanehan pada -apapun jenis- obat yang disiapkan.

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better