Advertisements
Cuci Tangan Pakai Sabun Saat Makan di Pinggir Jalan

Cuci Tangan Pakai Sabun Saat Makan di Pinggir Jalan

Pernahkah Anda makan di beberapa tempat makan dengan menggunakan tangan secara langsung? Lalu setelah makan apakah Anda ingat untuk cuci tangan pakai sabun? Sebagian masyarakat di Indonesia masih banyak menggunakan tangan secara langsung ketika makan atau dalam istilah Jawa sering dikenal dengan muluk. Bagi sebagian orang yang terbiasa makan dengan tangan langsung, mereka akan lebih nyaman makan menggunakan tangan daripada menggunakan sendok. Bahkan ada yang bilang jika rasa makanan dengan menggunakan tangan akan lebih enak.

cara cuci tangan yang benar

Kebiasaan muluk saat makan sih tidak salah. Namun jika setelah makan atau sebelum makan Anda belum cuci tangan menggunakan sabun itu menjadi masalah. Di Indonesia sendiri banyak sekali beredar warung makan lesehan pinggir jalan yang menyediakan makanan ayam goreng maupun bebek goreng. Dari segi tempat sich enak ya? Apalagi jika makan bareng teman-teman. Namun Anda juga harus mempertimbangkan higienitas tempat tersebut. Warung tersebut hanya menyediakan air cuci tangan (kobokan) yang biasanya dalam mangkok dan diberi jeruk atau kemangi.

Fungsi jeruk dan kemangi ini bukan untuk membersihkan kotoran dalam tangan Anda. Melainkan hanya sebagai pewangi untuk mengurangi bau amis yang menempel pada tangan setelah makan. Bahkan bau sambal yang bercampur bau amis masih sering terasa setelah makan. Hal yang sering menjadi masalah setelah makan adalah menyentuh bagian muka dan seringkali mengucek mata. Nah ini bisa menjadi masalah besar bukan? Tangan yang masih tersisa sambal dapat menyebabkan mata iritasi. Cegah hal ini sekarang juga denganmembiasakan cuci tangan pakai sabun.

Advertisements
Share:

Related Post

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better