Advertisements
Gejala diabetes pada kaki diabetik

Gejala diabetes pada kaki diabetik

Efek dari penyakit diabetes yang harus dihindari yaitu kaki diabetik, karena gangguan pada organ ini tidak hanya menggangu aktifitas tetapi juga bisa mengancam nyawa kita. Untuk itu kita harus tahu apasaja gejala diabetes pada kaki agar kita bisa mengambil langkah pencegahan terbaik agar efek diabetes tak menyebar. Kaki diabetes biasanya terjadi akibat dari neuropati diabetes, yang berarti adanya kerusakan pada saraf karena gula darah tak terkontrol. Kondisi ini bisa terjadi diakibatkan meningkatnya kadar gula darah sehingga sirkulasi darah di kaki rusak dan saraf mungkin jadi kurang sensitif yang mengarah ke kaki diabetik. Kondisi itu pun diperparah dengan adanya neuropati, penyakit pembuluh darah perifer dan infeksi yang membuat hilangnya sensitivitas sentuhan di kaki serta membuat penderita diabetes lebih rentan terhadap infeksi kaki yang lain. Ada juga penurunan keringat dan fungsi kelenjar minyak yang melumasi kulit kaki. Akibatnya, kaki kehilangan kemampuan alami untuk melembabkan kulit diatasnya, alhasil menjadi kering.

Kenali Diabetes

Gejala diabetes pada kaki atau kaki diabetik yaitu kesemutan atau nyeri terbakar di kaki, Sebuah pembakaran konstan atau memiliki sensasi panas terasa di kaki seseorang,seperti terasa ditusuk. Pembengkakan dan kemerahan pada kaki atau kaki akibat infeksi. Sakit dan lemah di otot paha, kaki, dan tulang kering. Neuropati motorik bisa memicu ketidakseimbangan atau pincang ketika berjalan. Hal ini menyebabkan kaki bergesekan dengan  sepatu sehingga mengakibatkan pembentukan kapalan, dan peradangan kulit.Mekanisme berkeringat pada penderita diabetes  terjadi ketika neuropati otonomi berubah, akibatnya kuku dan kutikula kering dan  menebal.Selain itu Jamur dan bakteri mengakibatkan  infeksi dan demam menggigil. Sedangkan mati rasa pada kaki dapat menjadi tanda kerusakan saraf.

Pencegahan kaki diabetes tidak terlepas dari pengendalian (pengontrolan) penyakit secara umum mencakup pengendalian kadar gula darah, status gizi, tekanan darah, kadar kolesterol, pola hidup sehat. Lepas dari itu semua, tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko terhadap kaki pengidap diabetes jauh lebih baik ketimbang harus menjalani operasi, apalagi amputasi. Masih banyak cara mencegah dan merawat kaki diabetes. Di antaranya melakukan senam kaki, selain senam atau kegiatan olahraga yang harus dilakukan untuk mengontrol gula darah.

 

Advertisements
Share:

Related Post

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better