Kesahatan dan Makanan

Pernah mendengar istilah “Penyakit Kesejahteraan”? atau kalimat seperti “Wuah.. udah gemuk sekarang.. Pasti hidupmu sekarang enak..”?

Sebenarnya tingkat ekonomi seseorang tidak menentukan gemuk atau kurus, ada orang kaya yang kurus karena bekerja terlalu keras, sebaliknya ada pula yang sederhana namun agak gemuk-an.

Diluar faktor genetik, secara langsung maupun tidak, hal di atas terkait dengan pola makan dan “apa” yang dimakan. Seperti halnya makanan yang mengandung lemak yang tinggi diduga kuat turut bertanggung jawab atas terjadinya overweight (kegemukan), diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kanker usus besar, payudara atau bahkan prostat.

Namun, tidak semua yang makanan berlemak berbahaya. Lihat saja orang Jepang dan orang Eskimo yang teratur menkonsumsi ikan berlemak. Mereka jarang terkenan penyakit jantung. Adalagi orang Cina yang hampir setiap makanannnya didominasi tahu, jarang dihinggapi kanker payudara dan prostat dibanding negara lain.

Seperti dalam penelitian Crawford M et al., penduduk Afrika yang sering kali mengkonsumsi sayur-mayur sangat jarang ditemui menderita penyakit kanker usus besar.

Intinya, kesehatan sangat dipengaruhi oleh makanan beserta pola makannya. Jangan memakan makanan yang kurang serat, manis atau berlemak terlalu sering atau berlebihan adalah langkah yang bijaksana untuk menghindari segala macam kesehatan.

Untuk diketahui, kebutuhan gizi bagi manusia dapat dibagi menjadi 5 kelompok besar, yaitu:

1. Hidratarang, sebagai sumber utama energi

2. Lemak, sebagai pembangun jaringan lemak atau membran sel terutama asam lemak esensial tak jenuh. Selain itu juga bisa sebagai cadangan sumber energi.

3. Protein, sebagai bahan bangun sel, otot, organ, jaringan. Jika dalam makanan kurang terdapat hidratarang atau lemak, protein juga berfungsi sebagai sumber energi.

4. Vitamin & Mineral

5. Serat Gizi.

Pada para lanjut usia (LANSIA), proses pencernaan dan resorpsi dari makanan melambat, apalagi jika pola makan tidak teratur dan tidak terpenuhi 5 kelompok besar kebutuhan gizi diatas.

Share:

Related Post

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better