Obat Berkhasiat Keras

Obat berkhasiat keras adalah bahan-bahan yang berkhasiat seperti obat biasa (menyembuhkan, mencegah, mematikan kuman dll) namun juga berbahaya jika penggunaannya tidak diawasi. Seperti keris bermata dua. Ups! Pisau bermata dua maksudnya šŸ˜‰

Obat berkhasiat keras ini dapat dibagi menjadi dua golongan, yaitu:

1. Daftar G (Daftar Obat Keras)

Obat yang termasuk dalam Daftar G hanya dapat dibeli di apotek dengan resep dari dokter. Obat ini boleh diulang tanpa menyertakan resep baru asalkan pada resep terdahulu terdapat pernyataan ā€œboleh diulangā€.

Antibiotika, hormon, antihistaminika dan semua obat suntik temasuk ke dalam Daftar G ini. Oh iya, pada dasarnya racun juga termasuk lho (karena berbahaya bagi manusia hingga pengaturannya perlu dibuat khusus ā€“nanti dibahas deh kalau ada waktu-)

2. Daftar W (Daftar Obat Keras Terbatas)

Obat-obatan yang tujuan pengobatannya bisa ditentukan atau ditetapkan sendiri (swamedikasi) serta tidak begitu berbahaya (jika sesuai aturan pakai tentunya).

Obat-obatan ini dapat dibeli di apotek tanpa resep dari dokter atau di toko-toko obat (dengan kemasan asli untuk menghindari pemalsuan dan diberi tanda W khusus).

W sendiri merupakan singkatan dari waarschuwing yang berarti peringatan.

Diharapkan dengan adanya pengetahuan tentang obat oleh masyarakat, akan semakin meningkatkan tanggung jawab akan kesehatan masyarakat itu sendiri.

Yang termasuk obat Daftar W adalah papaverin 10mg, serbuk sulfanilamida steril 5mg, tigtur iod, antihistaminika (untuk pemakaian luar) dll.

Share This Post