Perhitungan Hasil Investasi Reksadana

Perhitungan Hasil Investasi Reksadana

Teknologi saat ini yang semakin canggih, semakin memudahkan pula dalam berinvestasi reksadana. Anda bisa mendapat informasi dari mana saja. Investasi ini adalah salah satu rencana keuangan yang belum begitu populer di Indonesia. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh majalah Swa memberikan data sebanyak 10% pada kelas menengah menyimpan dana dalam investasi ini. Pengertian dari investasi jenis ini adalah wadah yang bisa digunakan untuk menghimpun dana dan selanjutnya akan diinvestasikan pada manajer investasi.

ragam produk reksadana schroders

Cara penghitungan dari pengelolaan dana yang satu ini tidaklah sulit. Anda cukup menghitung jumlah unit dai penyertaan investasi yang dimiliki dikali dengan selisih dari harga Nilai Aktiva Bersih atau NAB beli. Misalnya, anda tahun lalu membeli produk X dengan harga 200ribu rupiah pada NAB 1000. Jadi, anda akan mendapatkan 200ribu dibagi 1000 sama dengan 200 unit penyertaan. Sekarang ini, harga NAB produk X berada di angka 1500. Jika akan dilakukan penjualan semua produk X di harga NAB sekarang, maka keuntungan yang diperoleh yakni 200 unit dikali dengan selisih dari 1500 dan 1000 sama dengan 100.000.

Jika reksadana mengalami penurunan, itu berarti anda akan menerima kerugian. Sebenarnya, dalam perhitungan imbal balik, mungkin akan dikenakan subscription fee atau biaya pembelian unit penyertaan. Switching fee atau pengalihan unit penyertaan, redemption fee atau unit penyertaan. Maka dari itu, anda perlu untuk memeriksa kembali, apakah imbal balik akan dikurangi biaya-biaya tersebut.

Share:

Related Post

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better