Advertisements
Perlukah Apotek Menyediakan Sistem Pembayaran dengan Kartu Kredit?

Perlukah Apotek Menyediakan Sistem Pembayaran dengan Kartu Kredit?

Di era yang hi-tech seperti sekarang, kemudahan dan kepraktisan bisa kita temui dan terapkan di mana saja. Jika dulu membawa uang 5 juta mampu membuat dompet Anda tebal, sekarang hanya dengan sebuah kartu seukuran Kartu Tanda Penduduk (KTP); Benar, Kartu Kredit. Bagi Anda pemilik apotek atau yang berencana untuk membuat apotek, sepertinya perlu mempertimbangkan untuk menyediakan sistem pembayaran dengan kartu kredit ini. Loh, mengapa? Sebelum kita jawab, ada baiknya kita melihat fungsi uang (bentuk fisik) sebagai alat pembayaran dalam bertransaksi. Bagi pasien dan/atau konsumen yang mengedepankan kepraktisan, kenyamanan dan keamanan dalam membawa uang, tentu membawa kartu kredit lebih praktis dibanding membawa bergepok-gepok uang di dompet. Betul? Sepakat?

Kemudahan dan kepraktisan inilah yang harus dilihat dan dipelajari oleh para pemilik sarana apotek (PSA) dalam setiap transaksi. Jika berhasil diterapkan, tentu akan menambah nilai lebih tersendiri di mata pasien / konsumen terhadap apotek Anda. Dewasa ini, sudah banyak jasa yang menyediakan mesin EDC atau Electronic Data Capture untuk alat bayar dalam bertransaksi menggunakan kartu debit ataupun kartu kredit. Dengan adanya Electronic Data Capture (EDC), jika misalnya ada konsumen yang kebetulan hanya mengantongi kartu kredit CIMB niaga bisa tetap membawa pulang resep obat yang ditebusnya.

kartu kredit bank CIMB Niaga
Contoh Kartu Kredit dari Bank CIMB Niaga

Apotek pun akan mendapatkan faedah atau manfaat dari mesin Electronic Data Capture (EDC). Harapannya, kekeliruan penanganan pembayaran dapat diminimalisir, terlebih jika nilai transaksi yang terjadi lumayan besar. Coba Anda bayangkan, jika kita memakai metode pembayaran uang tunai langsung (cash) dalam jumlah besar dan banyak; resiko keliru atau salah hitung tentu semakin besar pula.

Nah, melalui mesin Electronic Data Capture (EDC) ini keamanan dan kenyamanan konsumen dan / atau pasien pengguna kartu kredit sangat terjamin. Dikatakan aman karena sistem transaksi dengan Electronic Data Capture (EDC) ini memiliki langkah-langkah verifikasi dan validasi sehingga transaksi di apotek Anda akan terjamin keamanannya.

Manfaat Apotek dengan mesin Electronic Data Capture (EDC) ini tidak hanya bisa dirasakan oleh PSA saja, tetapi juga kasir Anda dan -tentu saja- pemegang kartu (Card Holder). Perhatikan poin-poin berikut ini:

  1. Bagi Pemilik Sarana Apotek (PSA) / Merchant
    -Mampu menaikkan omset penjualan. Omset naik, keuntungan juga naik.
    -Easy Cash handling atau proses penanganan uang tunai menjadi lebih mudah serta yang terpenting memiliki resiko rendah.
    -Meningkatkan layanan kepada pasien atau konsumen.
  2. Bagi Kasir
    -Resiko selisih dan uang palsu bisa diminimalisir.
    -Uang receh tidak ada? Tidak perlu khawatir karena dengan Electronic Data Capture (EDC), Anda tidak memerlukan lagi uang receh untuk kembalian.
  3. Bagi Pemegang Kartu Kredit
    -Aman karena tidak membawa uang tunai dalam jumlah yang banyak.
    -Praktis dan mudah tanpa melalui mekanisme yang rumit.

Umumnya, setiap bank menyediakan Electronic Data Capture (EDC) ini. Memang ada biaya per bulan jika menggunakan sistem ini. Namun, jika Anda jeli, Anda bisa mendapatkannya GRATIS. Benar, GRATIS. Terkadang, ada program yang menawarkan Electronic Data Capture (EDC) ini gratis. Tentu dengan syarat dan ketentuan yang diberlakukan oleh Bank yang bersangkutan.

Bagaimana menurut pandangan Anda tentang Apotek yang menyediakan sistem pembayaran dengan kartu kredit melalui Electronic Data Capture (EDC)? atau Anda memiliki apotek dengan pengalaman pembayaran melalui kartu kredit? Dipersilakan untuk berbagi pada kolom komentar di bawah 😉

Advertisements
Share:

Related Post

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better