Advertisements
Tips Memilih Maskapai Penerbangan Agar Tak Tertipu

Tips Memilih Maskapai Penerbangan Agar Tak Tertipu

Libur lebaran kemarin kamu tak sempat liburan? Tenang, masih banyak kok hari-hari lain yang bisa dipilih untuk liburan.

Kamu bisa mulai rencana liburan kamu dengan memilih destinasi yang akan kamu tuju, mulai dari jalan-jalan ke Yogyakarta atau bertemu komodo di Pulau Komodo.

Namun, tak hanya memilih destinasi liburan saja yang penting, menentukan transportasi menuju destinasi impian juga harus dipilih dengan baik dan direncanakan matang-matang.

Nah, misalkan kamu ingin memilih pesawat terbang, dengan alasan harga yang murah, cepat, dan nyaman.

Nah, sebelum memilih maskapai penerbangan dan membeli tiket pesawatnya. Ini dia tips-tipsnya.

  1. Cek Track Record Maskapai

Pasti kamu setuju, keselamatan merupakan hal terpenting dalam memilih transportasi.

Maka dari itu sebelum menentukan maskapai penerbangan yang ingin kamu pilih kamu bisa cek track record maskapai dan cari tahu apakah pesawatnya sering mengalami kecelakaan atau tidak.

  1. Cari Tahu Fasilitas yang Didapat

Sebelum kamu memesan tiket pesawat Batik Air, Lion Air, Garuda Indonesia, atau maskapai penerbangan lainnya, pastikan kamu tak lupa mencari tahu fasilitas apa saja yang diberikan dalam harga yang tercantum.

Jika kamu cari tiket pesawat di Reservasi.com akan terlihat fasilitas yang kamu dapatkan seperti makanan dan snack di pesawat, batas jumlah bagasi dalam satu harga seat, ataupun fasilitas lainnya.

  1. Perhatikan Pelayanan dalam Pesawat

Jika kamu menghabiskan waktu berjam-jam di dalam pesawat terbang, sebaiknya pilih maskapai penerbangan yang menawarkan kenyamanan tinggi.

Kamu bisa memilih maskapai penerbangan yang menyediakan tempat duduk lega, bisa juga yang memiliki televisi di masing-masing seat agar perjalananmu tidak bosan.

Pesawat dengan fasilitas premium seperti ini mungkin bisa memberikan kamu kenyamanan tingkat tinggi, jadi kamu tidak akan merasa bosan dan capek saat diperjalanan.

  1. Check in Lebih Awal

Tak seperti kereta api, memesan tiket pesawat biasanya tak disertai dengan pilihan seat yang masih tersedia.

Untuk ini, para penumpang seringnya kecewa jika mendapat seat yang tidak sesuai dengan keinginan. Namun, ada tips dan triknya, nih. Check in lah lebih awal agar bisa memilih seat.

Ada beberapa maskapai yang sudah menyediakan fasilitas check in online. Untuk keamanan, kamu bisa memilih seat di belakang, setelah pesawat dan kalau ingin istirahat dengan nyaman, pilihlah yang di samping jendela, agar tidak terganggu penumpang lain yang ingin ke toilet. Satu lagi, kalau ingin cepat keluar tanpa antre, pilihlah seat dekat pintu depan atau belakang.

  1. Pilih maskapai yang tepat waktu

Pastinya kamu tak ingin rencana liburan kamu terganggu maka ada baiknya pilihlah maskapai penerbangan yang jarang telat.

Tiket boleh saja murah, namun kalau delay sampai berjam-jam, jadi rugi waktu kan! Biasanya ada beberapa maskapai memang memberi kompensasi, seperti uang atau makanan.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Kompas.com, berikut detail kompensasi yang harus kamu dapatkan. Hal ini tertulis jelas dalam Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Republik Indonesia No.89 Tahun 2015.

PM 89 Tahun 2015 menjelaskan tentang Penanganan Keterlambatan Penerbangan (Delay Management) Pada Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal d Indonesia. Pada Bab II, dijelaskan tentang Ruang Lingkup Keterlambatan Penerbangan.

Dalam Pasal 2 dijelaskan, keterlambatan penerbangan pada badan usaha angkutan udara niaga berjadwal terdiri dari tiga kategori:

  1. Keterlambatan penerbangan (flight delayed)
  2. Tidak terangkutnya penumpang dengan alasan kapasitas pesawat udara (denied boarding passenger)
  3. Pembatalan penerbangan (cancellation of flight).

Dalam pasal selanjutnya, dijelaskan enam kategori keterlambatan yang terdiri dari:

  1. Kategori 1, keterlambatan 30-60 menit
  2. Kategori 2, keterlambatan 61-120 menit
  3. Kategori 3, keterlambatan 121-180 menit
  4. Kategori 4, keterlambatan 181-240 menit
  5. Kategori 5, keterlambatan lebih dari 240 menit
  6. Kategori 6, pembatalan penerbangan.

Tiap penumpang bisa mendapatkan hak-hak berupa kompensasi atau ganti rugi jika pesawat mengalami delay.

Dalam Bab V tentang Pemberian Kompensasi dan Ganti Rugi, tertulis bahwa Badan Usaha Angkutan Udara wajib memberikan kompensasi sesuai kategori keterlambatan yang disebutkan sebelumnya.

Berikut kompensasi yang didapatkan penumpang sesuai kategori keterlambatan:

  1. Keterlambatan kategori 1, kompensasi berupa minuman ringan.
  2. Keterlambatan kategori 2, kompensasi berupa minuman dan makanan ringan (snack box).
  3. Keterlambatan kategori 3, kompensasi berupa minuman dan makanan berat (heavy meal).
  4. Keterlambatan kategori 4, kompensasi berupa minuman, makanan ringan (snack box) dan makanan berat (heavy meal).
  5. Keterlambatan kategori 5, kompensasi berupa ganti rugi sebesar Rp 300.000 (tiga ratus ribu rupiah).
  6. Keterlambatan kategori 6, badan usaha angkutan udara wajib mengalihkan ke penerbangan berikutnya atau mengembalikan seluruh biaya tiket (refund ticket).
  7. Keterlambatan pada kategori 2 sampai 5, penumpang dapat dialihkan ke penerbangan berikutnya atau mengembalikan seluruh biaya tiket (refund ticket).
Advertisements
Share:

Related Post

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better